PGM Papua Selatan Resmi Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Kondisi Bangsa
Merauke – Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Papua Selatan secara resmi menyampaikan pernyataan sikap terkait kondisi bangsa Indonesia saat ini. Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk kepedulian sekaligus tanggung jawab moral para pendidik terhadap arah kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam pernyataannya, PGM menegaskan bahwa guru tidak hanya berperan di ruang kelas, tetapi juga sebagai pengawal nilai moral, akhlak, dan persatuan bangsa. Melalui sikap resmi ini, PGM ingin menekankan perlunya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), memperkuat semangat toleransi, serta mendukung terciptanya pendidikan yang berkualitas di tengah tantangan zaman.
Ketua PGM Papua Selatan menyampaikan bahwa pernyataan sikap bukan sekadar simbol, melainkan panggilan hati nurani guru untuk menyuarakan kebenaran, memperjuangkan keadilan, dan mengingatkan semua pihak agar bersama-sama menjaga persatuan bangsa.
“Guru adalah teladan. Bila guru diam terhadap persoalan bangsa, maka generasi akan kehilangan arah. Karena itu, kami menegaskan sikap kami: setia kepada Pancasila, UUD 1945, dan menjaga persatuan di tengah perbedaan,” tegasnya.
Dengan disampaikannya pernyataan sikap ini, PGM berharap seluruh elemen masyarakat, terutama di Papua Selatan, dapat bersama-sama menjaga stabilitas, memperkuat solidaritas, dan menumbuhkan optimisme menghadapi tantangan bangsa ke depan.
